Kamis, 25 September 2014

TEMPO.CO, New York - Sidang Dewan Keamanan PBB secara bulat telah mengesahkan sebuah resolusi yang menegaskan sebuah komitmen untuk menghentikan gerakan militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), yang kini menyebut diri sebagai Negara Islam atau Daulah Islamiyah (DI). (Baca: Tim Investigasi PBB ke Irak Selidiki Suriah)
Resolusi ini, seperti dikatakan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama yang memimpin sidang, akan membuat negara-negara anggota PBB berkewajiban mencegah perekrutan dan aliran bantuan keuangan kepada para pejihad tersebut. (Baca: Bahas ISIS, DK PBB Gelar Sidang Darurat)
Mengutip laporan BBC hari ini, bagaimana pun Obama mengakui bahwa retorika dan keinginan baik saja tidak cukup untuk menghentikan serangan teroris yang kini sudah memenggal empat sandera warga Barat. Dibutuhkan tindakan nyata untuk menggempur mereka.
»Kata-kata yang disampaikan di sini harus disesuaikan dan diwujudkan dengan tindakan, perbuatan, dan tindakan nyata di dalam negara dan juga antar-negara. Bukan saja pada hari-hari mendatang, tetapi juga tahun-tahun ke depan,” kata Obama.
Sidang DK PBB yang digelar di New York ini merupakan salah satu sidang penting dalam sejarah karena baru keenam kalinya 15 negara anggota DK PBB menggelar sidang dengan langsung diwakili oleh kepala pemerintahan masing-masing.
ANINGTIAS JATMIKA | BBC
TEMPO.CO, New York - Dalam sidang Majelis Umum PBB di New York pada Rabu, 25 September 2014, waktu setempat atau Kamis waktu Indonesia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengklaim Indonesia telah berhasil mencapai tujuan pembangunan milenium (MDGs) 2015.
Seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Tempo hari ini, dalam pidato terakhirnya sebagai Presiden RI tersebut SBY menyatakan Indonesia berhasil meningkatkan pendapatan per kapita nasional hingga 400 persen seiring dengan pengurangan tingkat kemiskinan di negara ini. (Baca: Di New York, SBY Sebut REDD+ Sukses)
Pencapaian yang disebut diraih dalam waktu satu dekade itu, kata SBY, didorong oleh dua faktor, yakni pemerintah yang baik dan pemerintah yang cerdas. »Pemerintah yang cerdas melibatkan kepemimpinan yang inovatif dan partisipasi publik. Tanpa dua elemen tersebut sulit untuk mewujudkan delapan poin MDGs,” ujar SBY.
Meski mengklaim keberhasilan pembangunan, SBY juga menyadari masih banyak tantangan yang harus dihadapi, termasuk isu di luar pembangunan yang kini juga menjadi fokus perhatian global, seperti konflik di Gaza, ketegangan Rusia dan Barat terkait dengan krisis di Ukraina, dan konflik sektarian di Irak dan Suriah. (Baca: Kata SBY Soal ISIS di Sidang PBB)
ANINGTIAS JATMIKA
TEMPO.CO, Stockholm - Pembocor rahasia dokumen intelijen Amerika Serikat, Edward Snowden, terpilih sebagai salah satu pemenang Right Livelihood Award 2014. Penghargaan ini juga sering disebut sebagai "Nobel Alternatif".
Ia terpilih bersama Alan Rusbridger, redaktur harian Inggris The Guardian, yang menulis laporan bersambung tentang pengintaian pemerintah AS yang didasarkan pada dokumen yang dibocorkan Snowden tersebut. (Baca: Snowden Boleh Tinggal di Rusia Tiga Tahun Lagi)
Mengutip laporan BBC hari ini, panitia ajang pemberian penghargaan itu menyebutkan hadiah ini diberikan kepada Snowden atas "keberanian dan keahliannya membongkar pengintaian negara yang tak terbayangkan yang melanggar dasar demokrasi dan hak-hak konstitusional".
Adapun Rusbridger diberi penghargaan karena dinilai "membangun media yang didedikasikan pada jurnalisme, bertanggung jawab terhadap kepentingan umum, dan membongkar praktek buruk yang dilakukan perusahaan dan pemerintah."
Tahun ini, penyelenggaraan Nobel Alternatif sudah memasuki tahun ke-18. Aktivis hak asasi manusia asal Indonesia, Munir, meraih penghargaan ini pada 2000.
Selama 18 tahun penyelenggaraannya, pemenang penghargaan ini selalu diumumkan di ruang pers Kementerian Luar Negeri Swedia di Stockholm. Namun, daftar pemenang pada tahun ini bocor sehari sebelum pengumuman. Ketika Menteri Luar Negeri Swedia Carl Bildt mendapat informasi bahwa salah satu pemenangnya adalah Edward Snowden, ia menolak memberikan izin penyelenggaraan acara di gedung kementeriannya.
ANINGTIAS JATMIKA | BBC



Kedai Mi di Cina Pakai Opium Supaya Laku  


TEMPO.COM, Beijing - Seorang pemilik kedai mi di Cina ditangkap setelah mengaku mi yang dia sajikan kepada mengandung opium. Pemiliki kedai mi Yan'an bermarga Zhang ini terpaksa menggunakan opium agar konsumennya "ketagihan" dan datang lagi untuk membeli mi buatannya.
Dikutip Fox News, Rabu, 24 September 2014, Zhang mengaku membeli opium pada Agustus lalu. Opium, yang mengandung zat aditif, seharga Rp 85 ribu ini dibeli Zhang saat masih berbentuk benih. (Baca: Produksi Opium Asia Meningkat)
"Resep rahasia" Zhang terbongkar saat seorang pelanggan setia bernama Liu Juyou dinyatakan positif menggunakan obat-obatan terlarang setelah rutin makan di kedai Zhang. Polisi lalu meminta keluarga Juyou datang ke kedai Zhang untuk makan mi di sana.
Polisi menahan Juyou selama 15 hari saat anggota keluarganya makan di kedai Zhang secara rutin. Ternyata, setelah menjalani pemeriksaan di rumah sakit, keluarga Juyou juga diketahui positif memakai narkoba.
"Kami langsung melakukan penyelidikan ke lokasi kejadian," kata salah satu polisi setempat. 
Seorang polisi anti-narkoba menjelaskan bahwa bahan kimia dari opium dapat membuat hasil pemeriksaan narkoba seseorang menjadi positif. Selain itu, konsumsi opium dalam waktu lama akan menyebabkan efek candu. (Baca: September, Indonesia Bakal Kebanjiran Opium Afgan)
Benih opium adalah salah satu bahan makanan yang sempat populer di Cina. Namun, penggunaan poppy atau benih opium sudah dilarang karena efeknya berbahaya.
RINDU P. HESTYA | FOX NEWS


Di New York, SBY Sebut REDD+ Sukses  

TEMPO.CO, New York - Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono tampil dalam forum Indonesian's REDD+ Event di New York, Amerika Serikat, pada Rabu, 24 September 2014. Dalam kesempatan itu, SBY berbagi pengalaman bagaimana Indonesia dan negara lainnya sukses mengaplikasikan mekanisme Reducing Emissions from Deforestation and Degradation in Developing Countries Plus (REDD+) sebagai langkah perlawanan terhadap perubahan iklim.
"Dengan REDD+, negara-negara dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap upaya global untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Negara juga melakukan konservasi hutan, pengelolaan hutan secara benar, dan peningkatan cadangan karbon hutan," kata SBY dalam rilis pers yang diterima Tempo, Kamis, 25 September 2014.
REDD+ merupakan mekanisme internasional yang telah disepakati oleh 190 negara dalam United Nation Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) pada 2007. Di Indonesia, ujar SBY, percobaan REDD+ sukses meningkatkan tata kelola hutan.
Di Indonesia, tutur SBY, hutan bisa memberikan pengaruh baik dan buruk. Sebab, lahan gambut tropis di Indonesa menyimpan sejumlah besar karbon di dunia. Namun, saat yang sama, hutan tropis Indonesia juga melindungi negara dari perubahan iklim.
"Hal pertama yang harus diketahui adalah keberhasilan REDD+ memerlukan perubahan pola pikir tentang pemanfaatan hutan dan tata kelola. Hal ini membutuhkan visi dan pendekatan baru yang dapat memberikan penekanan pada kontribusi hutan terhadap kelestarian lingkungan," kata SBY.
Dalam pidato itu, SBY mengaku telah membuat Badan Manejemen REDD+, yang ikut membantu kesuksesan mekanisme ini pada Agustus lalu. Badan ini membantu memfasilitasi, mengintegrasi dan mengkoordinasi upaya mitigasi gas rumah kaca.
RINDU P. HEST

Komandan Perempuan Arab dan Pangeran Ganteng Ikut Serang ISIS

Banyak sisi lain yang menarik dalam serangan Amerika Serikat yang dibantu 5 negara Arab -- Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yordania, Bahrain, dan Qatar -- ke jantung ISIS di Suriah.

Ini salah satunya: pilot pesawat tempur yang memimpin serangan udara Uni Emirat Arab ternyata adalah seorang perempuan!

Namanya Mayor Mariam Al Mansouri. Dia adalah pilot angkatan udara pertama dari Uni Emirat Arab.

Tak hanya itu. Perempuan berusia 35 tahun tersebut juga diangkat menjadi komandan skuadron jet F-16 yang memimpin serangan terkoordinasi ke target ISIS di Suriah yang dilakukan pekan ini.

Mayor Al Mansouri bercita-cita menjadi pilot sejak remaja. Namun, ia harus menunggu lama, dengan bekerja sebagai staf Komando Umum (General Command) -- hingga angkatan udara membuka pintu untuk merekrut perempuan.


Seperti Liputan6.com kutip dari News.com.au, Kamis (25/9/2014) sarjana sastra Inggris itu adalah yang pertama bergabung dengan angkatan udara, ia pun memenangkan penghargaan Pride of the Emirates Medal.

Perempuan berjilbab itu mendapatkan pujian karena dianggap sempurna melaksanakan tugas -- dalam bidang pekerjaan di mana tak ada perbedaan antara perempuan dan laki-laki.

Sang mayor adalah 1 dari 8 anak dalam keluarganya. Ia mengaku fokus 'berkompetisi dengan dirinya sendiri' untuk meningkatkan keahliannya.

Setelah Fox News mengonfirmasi identitasnya sebagai pilot tempur perempuan, foto-fotonya menyebar luas di dunia maya, jadi sensasi di internet. Orang-orang ramai memujinya, bahkan mengajukan lamaran pernikahan.

Pangeran Ganteng Arab Saudi

Tak cuma sang komandan perempuan yang menarik perhatian. Salah satu pilot tempur militer Arab Saudi ternyata cucu Raja Arab Abdullah bin Abdul Aziz.

Pangeran Khaled bin Salman -- nama sang pilot -- adalah anak Putra Mahkota Salman bin Abdul Aziz. Ia difoto saat berada di kokpit jet tempur F15, usai melakukan serangan terhadap kelompok ISIS, yang secara sepihak mendeklarasikan diri sebagai Daulah Islamiyah atau Islamic State. Fotonya lantas menyebar di dunia maya.

Pangeran Arab yang ganteng itu diyakini menjadi pilot 1 dari 4 pesawat tempur milik Kerajaan Arab Saudi di malam ketiga misi penyerangan terhadap ISIS. Demikian dikutip dari Daily Mail.

Ada ribuan orang berpredikat 'pangeran' di  Arab Saudi. Namun, Khaled bin Salman ada di level atas di kalangan kaum darah biru. Ayahnya adalah Wakil Perdana Menteri Pertama sekaligus Menteri Pertahanan Arab Saudi. Kakeknya adalah penguasa.

Dilaporkan, keterlibatan pangeran dalam serangan diungkap sendiri oleh Pemerintah Arab Saudi. Tak hanya untuk meyakinkan Barat, terutama AS, bahwa posisi mereka adalah melawan kelompok AS. Juga untuk menegaskan pada rakyatnya bahwa ISIS adalah musuh Kerajaan.


Sebelumnya, sejumlah orang menaruh curiga, bahwa ISIS didanai oleh para jutawan Arab Saudi -- yang didukung oleh fakta bahwa banyak orang di negeri kaya minyak itu menaruh simpati pada kelompok tersebut.

Abdulkhaleq Abdulla, ilmuwan politik yang bertalian dengan Pemerintah Uni Emirat Arab berpendapat Saudi Arabia tak sedang menghindar, tapi ada risiko besar di dalam negeri. Keselamatan jiwa sang pangeran yang ikut bertempur bisa jadi terancam.

Sejumlah pihak berpendapat, alih-alih menyerang ISIS, Arab Saudi seharusnya menggempur Tel Aviv Israel. "Saya berharap A.S menghargai ini (sikap Arab)," kata Abdulkhaleq Abdulla.

Berupaya memenangkan hati rakyat, media Arab Saudi memajang foto pilot-pilot militernya, lengkap dengan keterangan bahwa ISIS, "Merusak citra Islam -- menjadikan agama yang sejatinya mulia dianggap mengajarkan pembunuhan dan pemenggalan," demikian dilaporkan Financial Times. (Yus)
Ikuti Yahoo Indonesia di

Senin, 15 September 2014

Meninjau Kembali Kisah Isra Miraj Rasulullah

“Maha suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha mendengar lagi Maha mengetahui” (Qs. Al Israa : 1)
Umumnya para penceramah menerangkan hikmah dari peristiwa Isra’ Miraj adalah turunnya perintah sholat 5 waktu. Hal tersebut berdasarkan sebuah hadits isinya cukup panjang yang diriwayatkan oleh Muslim dalam shahihnya nomor 234 dari jalan Anas bin Malik.
Namun benarkah demikian ?
Melalui penelaahan hadits, secara riwayat adalah shahih karena terdiri dari para perawi yang tsiqoh(dipercaya). Akan tetapi secara matan (isinya) sebagian bertentangan dengan Al Quran dan hadits lainnya yang shahih.
Dengan demikian kedudukan hadits tersebut adalah dhoif (lemah) dan mualal (sisipan) karena isinya diselipkan cerita – cerita Israiliyat dari kaum Bani Israil, yang sengaja secara tersirat ingin mengagungkan bangsa mereka, serta mengecilkan peran Nabi Muhammad beserta pengikutnya.

Kelemahan hadits tersebut :
  1. Yang menjadi subjek memperjalankan Rasulullah Muhammad dalam Peristiwa Isra’ (perjalanan) yang bermakna Mi’raj (naik melalui tangga – tangga) adalah Allah Subhanahuta’ala (Qs.17 : 1), Dia yang Maha Berkehendak. Sedangkan di dalam hadits tersebut, diceritakan Nabi Musa yang menyuruh Nabi Muhammad untuk naik – turun sebanyak sembilan kali, guna mendapat pengurangan perintah sholat dari 50 rakaat menjadi 5 rakaat.
  2. Nampak pula dalam kisah palsu ini seolah Nabi Musa begitu perkasanya dan berilmu sehingga mampu mendikte Allah sehingga menuruti pandangan Musa alaihissalam dalam hal perintah sholat.
  3. Keganjilan tampak jelas dalam hadit ini, bahwa sebelum menuju langit Rosulullah sholat dua rakaat di Baitul Maqdis, sedangkan menurut kisah hadis tersebut, perintah sholat belum diterima.
  4. Dalam hadits ini menggambarkan bahwa Para Nabi yang sudah wafat sudah berada di langit. Sedangkan seluruh Manusia termasuk para Nabi yang sudah wafat berada di alam Qubur / Barzakh / dinding yang membatasi Alam Dunia dan Akhirat. Ulama menyebutnya alam genggaman Allah atas dasar Surah Azzumar ayat 42 menunggu datangnya Hari Berbangkit (Qs. 18 : 47)
“Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; Maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda- tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir”. (Qs. 39:42)
dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan dapat melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak Kami tinggalkan seorangpun dari mereka. (Qs. 18 : 47)
  1. Nabi Muhammad adalah semulia para Nabi. Beliau tidak pernah membantah atau minta dispensasi (pengurangan) tugas dari Allah. Sedangkan yang biasa menawar dan membantah perintah Allah dan rasulNya sejak dahulu adalah orang kafir dari Bani Israil. Fakta ini dapat kita temukan dalam nash Al Quran dan Hadits yang shahih. Maka mustahil rosul kita mengadakan tawar menawar kepada Musa apalagi kepada Allah. Sedangkan seluruh rosul telah berjanji kepada Allah untuk beriman dan menolong misi Muhammad Rasulullah (Qs. 3:81)
dan (ingatlah), ketika Allah mengambil Perjanjian dari Para nabi: “Sungguh, apa saja yang Aku berikan kepadamu berupa kitab dan Hikmah kemudian datang kepadamu seorang Rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, niscaya kamu akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya”. Allah berfirman: “Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian-Ku terhadap yang demikian itu?” mereka menjawab: “Kami mengakui”. Allah berfirman: “Kalau begitu saksikanlah (hai Para Nabi) dan aku menjadi saksi (pula) bersama kamu”.
Benarkah Isra Miraj adalah menjemput perintah Shalat ?
Untuk sama dipahami, kewajiban sholat sudah ditetapkan Allah pada tahun awal Kenabian dengan turunnya surah al Muzammil ayat 1 – 9, jauh sebelum turunnya Surah Al Isra pada tahun ke empat Kerasulan.
1. Dikatakan bahwa Nabi Musa telah mengusulkan kepada Nabi Muhammad agar naik kembali menemui ALLAH untuk memohon perintah Shalat dikurangi dari 50 kali menjadi 5 kali sehari. Dalam hal ini timbul pertanyaan, apakah Nabi Musa lebih cerdas daripada Nabi Muhammad?
Apakah dengan itu orang-orang Yahudi bermaksud meninggikan Nabi pembawa Taurat daripada Nabi pembawa Alquran?
Sebaiknya orang-orang Islam mempertimbangkan masak-masak sebelum membenarkan dongeng tak teranalisakan itu.
2. Dikatakan Nabi Muhammad naik kembali menemui ALLAH untuk memohon agar perintah Shalat 50 kali sehari dikurangi dan dikurangi hingga menjadi 5 kali sehari, yaitu sepuluh persen dari jumlah yang ditetapkan bermula.
Semisalnya seorang pedagang menyatakan harga barangnya 50 rupiah kemudian sesudah tawar-menawar, barang itu dijualnya 5 rupiah, maka pada otak si pembeli akan timbul suatu anggapan bahwa pedagang itu sangat kejam atau kurang waras. Sebaliknya pedagang waras yang menghadapi penawar barangnya sepuluh persen dari harga yang ditetapkannya, tentu tidak akan meladeni penawar itu karena dianggapnya kurang waras.
Dalam pada itu Ayat 6/115, 10/64, menyatakan tiada perubahan bagi Kalimat ALLAH, dan Ayat 33/62, 35/43, menyatakan tiada perubahan bagi Ketentuan ALLAH dan Ayat 30/30 menyatakan tiada perubahan bagi Ciptaan ALLAH.
Jika masih berlaku tawar-menawar antara Muhammad dan ALLAH mengenai jumlah Shalat setiap hari, tentulah pernyataan ALLAH pada beberapa Ayat Suci tersebut tidak benar. Namun menurut pemikiran wajar, tidaklah mungkin berlaku tawar-menawar antara Khaliq dan makhIuk-NYA.
3. Dikatakan bahwa sewaktu Mi’raj, Nabi menjemput atau menerima perintah Shalat dari ALLAH, kemudian sesudah berjumpa dengan Musa, beliau naik kembali berulang kali menemui ALLAH untuk memohon keringanan. Hal ini menyimpulkan bahwa ALLAH tidak ada di Bumi atau di langit tempat Nabi Musa itu berada.
Sungguh keadaan demikian sangat bertantangan dengan Firman ALLAH yang banyak tercantum dalam Alquran, terutama Ayat 50/16, dan 7/3, di mana dinyatakan bahwa ALLAH ada di mana saja bersama setiap diri, malah DIA lebih dekat kepada seseorang daripada urat leher orang itu sendiri.
Sebab itu, nyata sekali keterangan tadi batal atau sengaja dimasukkan ke dalam masyarakat Islam oleh penganut agama lain.
Sumber :
Isra Mi’raj Nabi bukan menjemput Shalat
Demikianlah sebagian tinjauan kritis terhadap  isi hadits tentang Mi’raj, tanpa harus menafikan akan kebenaran terjadinya peristiwa tersebut.
Wallahu a’lam bisshawaab
Catatan :

1. Ini adalah isi Hadis yang di-bahas, pada artikel diatas…
Hadis riwayat Anas bin Malik ra., ia berkata: Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Aku didatangi Buraq. Lalu aku menunggangnya sampai ke Baitulmakdis. Aku mengikatnya pada pintu mesjid yang biasa digunakan mengikat tunggangan oleh para nabi. Kemudian aku masuk ke mesjid dan mengerjakan salat dua rakaat. Setelah aku keluar, Jibril datang membawa bejana berisi arak dan bejana berisi susu. Aku memilih susu, Jibril berkata: Engkau telah memilih fitrah. Lalu Jibril membawaku naik ke langit. Ketika Jibril minta dibukakan, ada yang bertanya: Siapakah engkau? Dijawab: Jibril. Ditanya lagi: Siapa yang bersamamu? Jibril menjawab: Muhammad. Ditanya: Apakah ia telah diutus? Jawab Jibril: Ya, ia telah diutus. Lalu dibukakan bagi kami. Aku bertemu dengan Adam. Dia menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan. Kemudian aku dibawa naik ke langit kedua. Jibril as. minta dibukakan. Ada yang bertanya: Siapakah engkau? Jawab Jibril: Jibril. Ditanya lagi: Siapakah yang bersamamu? Jawabnya: Muhammad. Ditanya: Apakah ia telah diutus? Jawabnya: Dia telah diutus. Pintu pun dibuka untuk kami. Aku bertemu dengan Isa bin Maryam as. dan Yahya bin Zakaria as. Mereka berdua menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan. Aku dibawa naik ke langit ketiga. Jibril minta dibukakan. Ada yang bertanya: Siapa engkau? Dijawab: Jibril. Ditanya lagi: Siapa bersamamu? Muhammad saw. jawabnya. Ditanyakan: Dia telah diutus? Dia telah diutus, jawab Jibril. Pintu dibuka untuk kami. Aku bertemu Yusuf as. Ternyata ia telah dikaruniai sebagian keindahan. Dia menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan. Aku dibawa naik ke langit keempat. Jibril minta dibukakan. Ada yang bertanya: Siapa ini? Jibril menjawab: Jibril. Ditanya lagi: Siapa bersamamu? Muhammad, jawab Jibril. Ditanya: Apakah ia telah diutus? Jibril menjawab: Dia telah diutus. Kami pun dibukakan. Ternyata di sana ada Nabi Idris as. Dia menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan. Allah Taala berfirman Kami mengangkatnya pada tempat (martabat) yang tinggi. Aku dibawa naik ke langit kelima. Jibril minta dibukakan. Ada yang bertanya: Siapa? Dijawab: Jibril. Ditanya lagi: Siapa bersamamu? Dijawab: Muhammad. Ditanya: Apakah ia telah diutus? Dijawab: Dia telah diutus. Kami dibukakan. Di sana aku bertemu Nabi Harun as. Dia menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan. Aku dibawa naik ke langit keenam. Jibril as. minta dibukakan. Ada yang bertanya: Siapa ini? Jawabnya: Jibril. Ditanya lagi: Siapa bersamamu? Muhammad, jawab Jibril. Ditanya: Apakah ia telah diutus? Jawabnya: Dia telah diutus. Kami dibukakan. Di sana ada Nabi Musa as. Dia menyambut dan mendoakanku dengan kebaikan. Jibril membawaku naik ke langit ketujuh. Jibril minta dibukakan. Lalu ada yang bertanya: Siapa ini? Jawabnya: Jibril. Ditanya lagi: Siapa bersamamu? Jawabnya: Muhammad. Ditanyakan: Apakah ia telah diutus? Jawabnya: Dia telah diutus. Kami dibukakan. Ternyata di sana aku bertemu Nabi Ibrahim as. sedang menyandarkan punggungnya pada Baitulmakmur. Ternyata setiap hari ada tujuh puluh ribu malaikat masuk ke Baitulmakmur dan tidak kembali lagi ke sana. Kemudian aku dibawa pergi ke Sidratulmuntaha yang dedaunannya seperti kuping-kuping gajah dan buahnya sebesar tempayan. Ketika atas perintah Allah, Sidratulmuntaha diselubungi berbagai macam keindahan, maka suasana menjadi berubah, sehingga tak seorang pun di antara makhluk Allah mampu melukiskan keindahannya. Lalu Allah memberikan wahyu kepadaku. Aku diwajibkan salat lima puluh kali dalam sehari semalam. Tatkala turun dan bertemu Nabi saw. Musa as., ia bertanya: Apa yang telah difardukan Tuhanmu kepada umatmu? Aku menjawab: Salat lima puluh kali. Dia berkata: Kembalilah kepada Tuhanmu, mintalah keringanan, karena umatmu tidak akan kuat melaksanakannya. Aku pernah mencobanya pada Bani Israel. Aku pun kembali kepada Tuhanku dan berkata: Wahai Tuhanku, berilah keringanan atas umatku. Lalu Allah mengurangi lima salat dariku. Aku kembali kepada Nabi Musa as. dan aku katakan: Allah telah mengurangi lima waktu salat dariku. Dia berkata: Umatmu masih tidak sanggup melaksanakan itu. Kembalilah kepada Tuhanmu, mintalah keringanan lagi. Tak henti-hentinya aku bolak-balik antara Tuhanku dan Nabi Musa as. sampai Allah berfirman: Hai Muhammad. Sesungguhnya kefarduannya adalah lima waktu salat sehari semalam. Setiap salat mempunyai nilai sepuluh. Dengan demikian, lima salat sama dengan lima puluh salat. Dan barang siapa yang berniat untuk kebaikan, tetapi tidak melaksanakannya, maka dicatat satu kebaikan baginya. Jika ia melaksanakannya, maka dicatat sepuluh kebaikan baginya. Sebaliknya barang siapa yang berniat jahat, tetapi tidak melaksanakannya, maka tidak sesuatu pun dicatat. Kalau ia jadi mengerjakannya, maka dicatat sebagai satu kejahatan. Aku turun hingga sampai kepada Nabi Musa as., lalu aku beritahukan padanya. Dia masih saja berkata: Kembalilah kepada Tuhanmu, mintalah keringanan. Aku menyahut: Aku telah bolak-balik kepada Tuhan, hingga aku merasa malu kepada-Nya. (Shahih Muslim No.234)
sumber :
http://orgawam.wordpress.com/2008/07/21/hadits-hadits-kisah-isra-miraj/
Beberapa Keanehan hadis di atas…
1. Malaikat penjaga langit, tidak mengenal Malaikat Jibril…
2. Buraq digambarkan seperti hewan tunggangan, yang di-ikat di pintu masjid…
3. Rasulullah shalat 2 rakaat sebelum ke langit, padahal perintah shalat belum datang (menurut hadis tersebut)…
4. Kisah tawar-menawar jumlah rakaat Shalat…
5. Ruh para Nabi berada di langit, bukan di alam barzah…
2. Hadis yang meriwayatkan perintah shalat telah ada, ketika Khadijah ra. masih hidup (sebelum peristiwa Isra Mi’raj)… 
Musnad Ahmad 1691: Telah menceritakan kepada kami Ya’qub telah menceritakan kepada kami bapakku dari Ibnu Ishaq telah menceritakan kepadaku Yahya bin Abu Asy’ats dari Isma’il bin Iyas bin ‘Afif Al Kindi dari Bapaknya dari kakeknya berkata; Saya adalah seorang pedagang. Saya datang untuk menjalankan ibadah haji, lalu saya mendatangi Al Abbas bin Abdul Muththalib untuk membeli dagangan darinya, yang dia juga seorang pedagang. Demi Allah, pada saat saya di Mina, ada seorang laki-laki yang keluar dari dalam tenda yang tidak jauh darinya, dia melihat ke arah matahari, ketika matahari telah condong, orang itu berdiri dan shalat. Kemudian keluarlah seorang wanita dari tenda itu juga dan berdiri di belakang orang tadi dan ikut shalat. Lalu seorang anak kecil yang menginjak usia baligh keluar dari tenda tersebut dan ikut shalat bersama kedua orang tadi. Maka saya pun bertanya kepada Al Abbas; “Siapa orang itu Wahai Abbas?” dia menjawab; “Itu adalah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muththalib anak saudaraku.” Saya bertanya lagi; “Siapakah wanita itu?” dia menjawab; “Itu adalah istrinya Khadijah binti khuwalaid.” Saya bertanya lagi; “Siapa pemuda itu?” dia menjawab; “Itu adalah Ali bin Abu Thalib anak pamannya.” Saya bertanya lagi; “Apa yang mereka lakukan?” dia menjawab; “Dia sedang shalat, dia mengaku bahwa dia adalah seorang Nabi, dan tidak ada yang mengikuti perintahnya kecuali istrinya dan anak pamannya, pemuda tersebut. Dia juga mengaku bahwasanya akan ditaklukkan untuknya perbendaraan-perbendaraan Raja Kisra dan Kaisar.” Kemudian ‘Affif, yaitu anak paman Al Ays’Ats bin Qais berkata; -dan dia masuk Islam setelah itu serta keIslamannya baik- “Seandainya Allah memberiku rizki Islam pada hari itu, maka aku adalah orang yang ketiga bersama Ali bin Abu Thalib RAdhi Allahu ‘anhu.”
Musnad Ahmad 3361: Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Dawud telah menceritakan kepada kami Abu ‘Awanah dari Abu Balj dari Amru bin Maimun dari Ibnu Abbas ia berkata; Orang yang pertama kali shalat bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam setelah Khadijah adalah Ali, dan ia berkata sekali lagi; Yang masuk Islam.
Sumber :
http://onolistrik.wordpress.com/2011/09/30/musnad-ahmad-1601-1700/
http://onolistrik.wordpress.com/2011/11/11/musnad-ahmad-3001-4000/
http://arsiparmansyah.wordpress.com/2012/03/11/nabi-sudah-sholat-ketika-bersama-khadijjah/